JABARCENNA.COM | Portal Berita Jabar Katanya


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Banjar H Nama Suryana, kembali lakukan aksi kepedulian sosial, dengan membagikan ratusan nasi box kepada warga yang sedang menjalani Isoman.

Ratusan nasi box itu akan dibagikan kepada masyarakat melalui anak cabang disetiap kecamatan, demikian disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Nana Suryana(6/8/21).

"Sebetulnya ini kegiatan bakti sosial rutin DPC. Kemarin kita sudah bagi-bagi beras dan juga sembako. Dan sekarang ada Jum'at berkah kita bagi-bagi nasi box yang akan kita bagikan bagi warga Isoman atau warga yang membutuhkan, " ujarnya.


Ada sekitar 200 nasi box yang akan dibagikan ke 4 Kecamatan, dan nantinya kader-kader juga ranting yang membagikan di daerah masing-masing.

"Kami ingin hadir di tengah-tengah mereka yang saat ini terdampak covid. Semoga upaya yang kita lakukan bisa bermanfaat untuk masyarakat Banjar. Jadi PDIP hadir di tengah-tengah masyarakat yang sedang kesulitan. Dan kegiatan ini akan kami lakukan semaksimal dan semampu kami, " harapnya.

./Tema


JABARCENNA.CM | BANJAR,- Demi tercapainya Herd Imunity 70% di Kota Banjar Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, S.I.K.,M.Si. bersama Wali Kota Banjar Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si. mewajibkan seluruh pedagang pasar Banjar untuk ikut divaksin.

Untuk itu, baru-baru ini Kapolres Bersama Wali Kota Banjar sidak ke pasar Banjar untuk mengecek para pedang pasar yang belum divaksin. Kebijakan itu dilakukan agar dapat menekan penyebaran Covid-19 di Kota Banjar.

Wali Kota menuturkan, setiap pedagang wajib mempunyai kartu vaksin sebagi bukti bahwa mereka sudah divaksin.

Dalam kunjungan ini, ada beberapa pedagang yang belum divaksin. Wali kota menghimbau kepada para pedagang agar segera divaksin di sentra-sentra pelayanan vaksin yang berada di setiap desa/kelurahan.

Wali Kota juga menginstruksikan kepada Dinas KUKMP untuk segera mendata seluruh pedagang yang belum divaksin.

"Kebijakan ini sebagai salah satu upaya menekan penularan Covid-19. Pasar merupakan pusat keramaian, sangat riskan jika pedagang yang belum divaksin sedangkan mereka melayani pembeli dari berbagai wilayah"jelasnya.

Senada dengan Wali Kota, Kapolres Banjar mengatakan demi tercapainya Herd Imunity 70% di Kota Banjar, semua pihak harus mengikuti vaksinasi.

"Untuk itu, Kami dengan beberapa pihak menjalin kerja sama dalam pelaksanaan vaksinasi, untuk itu Kami harap seluruh pedagang di Pasar Kota Banjar ini pun harus vaksin, serta seluruh warga masyarakt Kota Banjar untuk mengikuti vaksinasi di Gerai-gerai Vaksin Presisi yang telah Kami sediakan" Ucap Kapolres Banjar, jumat (06/08).

./Tema


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Salah satu upaya turut serta dalam penanggulangan Covid 19, Gereja Katolik Santo Filipus dan Bobotoh Aswaja Kota Banjar,dan Jakmania, membagikan ratusan paket makanan sehat untuk pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Gabungan pemuda Bobotoh Aswaja,Jakmania dan Gereja Katolik ini, berinisiatif membantu pasien isolasi mandiri di Kota Banjar yang saat ini angkanya terus meningkat. Paket makanan yang di berikan sebanyak 300 paket yang terdiri dari 10 butir telur, 2 bungkus biskuit, 30 butir Vit C dosis tinggi, 3 bungkus susu cair 200 ML dan nasi kotak.

Selain membagikan paket makanan sehat, Bobotoh Aswaja,jakmania dan Gereja Santo Filipus juga turut membantu pelaku usaha kecil menengah. Paket nasi kotak sengaja dibeli langsung ke pelaku UMKM di Kota Banjar. Aksi Kebhinekaan lintas agama dengan pembagian paket makanan sehat ini, juga dalam rangka mengisi hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 tahun.


Liany Tjahjadi sebagai pengurus Gereja Santo Filipus mengatakan bahwa aksi solidaritas ini adalah salah satu bentuk aksi gotong royong sesama warga Kota Banjar dalam mengatasi pandemi Covid 19.

“Bingkisan ini agar mereka menjalani isolasi mandiri dengan semangat dan penuh harap untuk sehat dan tidak merasa sendirian.” Ujarnya.

Sejalan dengan itu, ketua Bobotoh Aswaja, Adjat Sudrajat, menyampaikan bahwa pandemi ini hanya bisa diatasi dengan bergotong royong, bergandengan tangan satu sama lain, tanpa membeda-bedakan agama, ras maupun golongan.

“Kesempatan menjelang peringatan kemerdekaan Indonesia, menjadi kesempatan yang baik dalam merajut persaudaraan antar umat beragama untuk bersama-sama mengatasi pandemi ini.” ujarnya.

Bingkisan paket makanan gratis ini, rencananya akan dilakukan secara rutin di beberapa Kota Kabupaten di Jawa.

./Tema


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Masa PPKM darurat hingga PPKM level 4 tahap dua, kasus positif Covid 19 di Kota Banjar masih cukup signifikan tinggi. Satgas penanganan Covid 19 menilai, pengawasan dan kesadaran pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah masih rendah.

Pemerintah Kota Banjar dalam waktu dekat ini akan segera mengaktifkan Sport Center Langensari untuk isolasi pasien Covid 19 secara terpusat. Dipakainya kembali Sport Center kali ini, lantaran banyak pasien isolasi mandiri yang tidak layak. Selain rumah yang sirkulasi udaranya kuranh baik, jumlah penghuni yamg banyak juga dinilai rentan penyebaran Covid 19 di lingkungan keluarga.

Bahkan Satgas Covid 19 mendapat laporan, terdapat pasien yang tidak patuh menjalani isolasi dengan berkeliaran di lingkungan rumah. Nantinya petugas Satgas akan menjemput pasien yang isolasi di rumah untuk menjalani isolasi terpusat di Sport Center.

"Ini salah satu upaya kami untuk menekan kenaikan kasus positif, banyak pasien isoman yang bandel malah berkeliaran dan itu saya nilai sangat jahat menularkan penyakit berbahaya," ujar Walikota Banjar, Ade Uu Sukaesih saat meninjau persiapan isolasi terpusat di Sport center, Kamis 5/8/21.

Sejumlah persiapan kini sedang dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan. Ruang tribun Sport Center nantinya akan menampung pasien sebanyak 120 orang.

Sementara fasilitas pendukung lainnya seperti dapur umum, kamar mandi, WC, AC, TV dan Wifi sudah tersedia sejak Sport Center digunakan untuk isolasi warga yang mudik lebaran di bulan Mei tahun 2020 lalu.

"Isolasi terpusat ini untuk memudahkan kami merawat, mengawasi dan memantau perkembangan Covid 19, semoga Kota Banjar bisa membaik dan segera turun level," tambah Walikota Banjar./Tema
Diberdayakan oleh Blogger.