JABARCENNA.COM | Portal Berita Jabar Katanya

Ketua PWI Kuningan didampingi Sekertaris saat menerima bingkisan kadeudeuh dari Aliansi Komunitas Sosial
JABARCENNA.COM | KUNINGAN - Ujian yang tengah dihadapi bangsa Indonesia saat ini sungguh luar biasa. wabah virus corona Covid-19 kini mencapai tingkat pandemi.

Menyikapi hal tersebut, Aliansi Komunitas Sosial sangat peduli terhadap kinerja wartawan. Dimana para wartawan baik media cetak, elektronik maupun media online kini tengah dihadapkan dengan kondisi mewabahnya Coronavirus atau Covid-19.

Kawan–kawan jurnalis khususnya wilayah Kabupaten Kuningan yang ada di depan tetap terus meliput guna memberikan informasi apa yang sedang berkembang di masyarakat. Namun, apa yang dilakukan oleh para jurnalis/wartawan tidak menutup kemungkinan atau sangat rentan beresiko tertular wabah virus corona yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya.

Tidak hanya itu dampak dari pandemi corona ini berefek kepada pendapatan perusahaan media massa.

Melihat dampak hal tersebut, Aliansi Komunitas Sosial Kabupaten Kuningan tersentuh untuk memberikan kadeudeuh.

Dikatakan Pengurus Aliansi Komunitas Sosial, Iman Firmansyah, pihaknya mengatakan, Kami hanya sebatas ingin berbagi dengan kawan-kawan wartawan di tengah perjuangan mencari dan menginformasikan pemberitaan melalui media massanya masing-masing yang sangat dibutuhkan masyarakat. Padahal semuanya juga tahu, kondisi sekarang ini tengah mewabah Covid-19. Ucap Iman, Sabtu (11/4/2020).

"Untuk itu, kadeudeuh berupa 68 paket sembako yang diserahkan melalui organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ini jangan dilihat dari nilainya tetapi kepedulian sekaligus apresiasi terhadap kinerja para pemburu berita yang patut diacungkan jempol,” ujarnya

Ia berharap agar para jurnalis Kabupaten Kuningan terus tetap bersemangat dalam menjalankan tugas mulia dengan menyajikan informasi pemberitaan yang akurat, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena mengacu pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang Pers Nomor : 40 tahun 1999. 

“Kami doakan, semoga kawan-kawan jurnalis selalu diberi kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas mulianya,” ungkap Iman yang juga menjabat Bendahara Yayasan Cradenta Mubarok tersebut.

Ketua PWI Kabupaten Kuningan, Iyan Irwandi, S.IP., didampingi Sekretaris Nunung Khazanah, S.IP., sangat mengapresiasi kepedulian dari Aliansi Komunitas Sosial yang bisa menjadi contoh bagi berbagai pihak karena tanpa diminta, justru berinisiatif memberikan kadeudeuh sembako.

Sebelumnya pun, hal yang sama dilakukan Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Kuningan yang dinakodai Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar. Organisasi tersebut memberikan bantuan APD berupa 130 masker dan 5 liter handsanitizer.

“Alhamdulillah, DPK Korpri dan Aliansi Komunitas Sosial telah menunjukan kepedulian terhadap kinerja wartawan di tengah mewabahnya Covid-19 sehingga tanpa dipinta pun, dua organisasi tersebut malah memberikan bantuan dan kadeudeuh yang telah disalurkan kepada teman-teman jurnalis,” tuturnya.


(Dedi J / Iwan)

LAMPUNG | JABARCENNA.COM - PVMBG melaporkan telah terjadi erupsi G. Anak Krakatau, Lampung pada tanggal 10 April 2020 pukul 22:35 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 657 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi ± 38 menit 4 detik. 

Dari pantauan PVMBG terlihat bahwa letusan terus berlangsung sampai Sabtu pagi (11/4) pada pukul 05.44 WIB. 

BPBD Kabupaten Lampung selatan melaporkan kondisi mutakhir di Kec. Rajabasa, Lampung Selatan: Sabtu, 11 April 2020 Pkl. 04.00 WIB bahwa tidak terpantau adanya bau belerang dan debu vulkanik, hujan mulai turun hujan, dan masyarakat di Kec. Rajabasa terutama wilayah sepanjang pantai yaitu: Ds. Way Mulih, Ds. Way Mulih Timur dan Ds. Kunjir sudah berangsur - angsur kembali ke rumah masing-masing. Warga masih berjaga-jaga dan ronda untuk memantau kondisi yang ada. 

Upaya yang dilakukan antara lain:
- TRC BPBD Kab. Lampung Selatan telah menghubungi tim pemantau G Api Krakatau, hasilnya yaitu: Status masih waspada (Level 2) dan aktivitas vulkanik sudah reda. Masyarakat dihimbau tidak panik
- TRC BPBD Kab. Lampung Selatan menggunakan mobil rescue memberi pengumuman kepada masyarakat untuk tetap tenang karena aktivitas G. Api Krakatau sudah reda
- TNI/Polri saat ini siaga di lokasi kejadian untuk membantu mengevakuasi warga
- Aparat desa dan camat setempat sudah berada di lokasi kejadian memberikan arahan kepada warga 

Sampai pagi ini belum ada laporan kerusakan, petugas BPBD dan aparat setempat akan terus memantau dan melaporkannya. Demikian dikatakan Agus Wibowo Kapusdatinkom BNPB dalam rilisnya


.Iwan

Bupati dan Forkopimda Kuningan saat melihat ruangan yang ada di RS Citra Ibu
JABARCENNA.COM | KUNINGAN - Gedung eks RS Citra Ibu yang berada di Kelurahan Cirendang Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan kini diresmikan Pemkab Kuningan guna dioperasikan sebagai RS khusus pasien covid-19.

Peresmian gedung rumah sakit tersebut dilakukan langsung Bupati Kuningan, H.Acep Purnama, SH., MH, Dan dihadiri Ketua DPRD Nuzul Rachdy, SE, Wakil Bupati Kuningan, H.M Ridho Suganda, SH., M.Si, Sekda DR.H.Dian Rachmat Yanuar, M.Si, Dandim 0615/Kuningan, Kapolres Kuningan, Para Asisten, Camat Kuningan, Kepala Disnkes Kab.Kuningan, Direktur RSUD 45 Kuningan, serta sejumlah undangan lainnya, Selasa (07/04/2020). 

Rumah Sakit khusus penanganan pasien suspect Covid-19 (tampak depan). Ist
Disiapkannya eks RS Citra Ibu sebagai rumah sakit darurat untuk penanganan pasien khusus suspect Covid-19, merupakan kebijakan Pemkab Kuningan dalam hal upaya penanganan pandemi Corona yang merupakan bencana nasional non alam dan termasuk kejadian sangat luar biasa karena menjangkit hampir 203 negara. Ucap Acep dalam sambutannya 

Pemkab Kuningan telah melakukan berbagai upaya, diantaranya melakukan sosialisasi penyampaian informasi tentang Covid-19 dan pencegahannya kepada masyarakat, melakukan perluasan karantina wilayah parsial, termasuk menyaipakn eks RS Citra Ibu untuk menangin pasien khusus Corona, kata Acep 

"Alhamdulillah banyak hikmah yang telah kita rasakan dalam penanganan wabah Covid-19 ini, di mana telah banyak melahirkan rasa solidaritas diantara kita yang sangat tinggi, termasuk kepada masyarakat sekitar lokasi eks RS Citra Ibu yang telah mendukung penggunaannya untuk pasien khusus Corona. Alhamdulillah masyarakat memahami, karena ini bukan untuk kepentingan kelompok maupun golongan melainkan untuk kepentingan semua masyarakat Kabupaten Kuningan," tuturnya. 

Sebagai bekas rumah sakit, dikatakan Acep, RS Citra ibu telah memenuhi standarisasi dan sfesifikasi dalam hal pelayanan medis. Adapun sarana yang dimiliki eks RS Citra Ibu untuk pelayanan pasien suspect Corona ini yakni, pelayanan radiologi, laboratorium 24 jam, instalasi farmasi, instalasi gas oksigen, instalasi pengolahan air limbah, lift khusus pasien, juga dilengkapi sistem tata udara bertekanan negatif dengan suhu 800 derajat celcius untuk melokalisir penyebaran udara yang tidak sehat. 

"Semoga, eks RS Citra ibu ini, dapat menunjang pelayan medis terkait penanganan Covid-19 ini karena rumah sakit ini (red_eks RS Citra Ibu) berada langsung dibawah RSU 45 Kuningan. Saya juga ucapkan terima kasih kepada tenaga medis, dan seluruh pihak termasuk masyarakat yang merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19 ini," ujarnya 


(Dedi J) 

JABARCENNA.COM | KUNINGAN - Bentuk kepedulian nyata yang dilakukan Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) Kuningan demi keselamatan wartawan dalam melakukan liputan baik yang menyangkut Corona Virus (Covid-19) maupun kegiatan lainnya perlu dicontoh oleh mitra kerja lainnya.

Hal itu dikarenakan secara resmi organisasi yang diketuai oleh H. Dian Rachmat Yanuar yang merupakan mantan kepala Bagian Humas Setda Kuningan, telah memberikan bantuan 130 masker dan 5 liter handsanitizer kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk dibagikan para wartawan yang meliput di wilayah Kota Kuda.

“Alhamdulillah, PWI Kabupaten Kuningan mendapatkan bantuan masker dan handsanitizer dari DPK Korpri. Langkah dan kepedulian nyata demi menjaga keselamatan wartawan dalam melakukan liputan di tengah-tengah mewabahnya Coronavirus, patut dicontoh oleh mitra kerja lainnya,” ujar Ketua PWI Kabupaten Kuningan, Iyan Irwandi, Senin (6/4/2020).

Sebagian besar masker kain yang kualitasnya cukup bagus sehingga bisa dicuci dan handsanitizer, kata lulusan terbaik Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) tingkat Jawa Barat, telah dibagikan kepada wartawan yang hadir atau datang menyusul ke lokasi penyerahan bantuan di halaman Setda Pemerintah Kabupaten Kuningan.

Namun bagi para jurnalis yang membutuhkan dan belum mendapatkan kiriman dari perusahaan media massanya, dapat menghubungi Sekretaris PWI Kabupaten Kuningan, Nunung Khazanah. Karena selagi barang bantuan tersebut masih ada akan diberikan sebagaimana mestinya agar mereka terlindungi.

“Saya menghimbau kepada seluruh kawan-kawan wartawan supaya dalam melaksanakan tugas mulianya untuk memberikan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan terhadap masyarakat umum, tetap memperhatikan keselamatan diri sendiri ketika melakukan liputan, minimal menjaga jarak dan mengenakan masker,” jelasnya.

Berkaitan dengan kondisi mewabahnya Covid-19 yang perlu disikapi secara arif dan bijaksana, Iyan pun berharap agar pemerintah daerah memperhatikan wartawan. Di antaranya memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dan jika aturannya memungkinkan, memasukan para para jurnalis untuk mendapatkan fasilitas jaring pengaman sosial. “Selain perusahaan media massanya masing-masing, tetapi setidaknya jika para pemegang kebijakan di Kota Kuda mau memperhatikan dan membantu wartawan dalam kondisi saat ini, saya sangat berterima kasih karena memang sangat dibutuhkan,” tuturnya. 


(Dedi J)
Diberdayakan oleh Blogger.